Kemenangan AC Milan vs AS Roma

Berita bola hari ini, duniabolaku.com AC Milan sukses mengakhiri periode negatif usai mengalahkan AS Roma dan pada akhirnya menerima 3 angka penting dengan mengalahkan AS Roma di San Siro kandang mereka. Kans AC Milan kembali ke Eropa pun sedikit demi sedikit kembali terbuka lagi.
AC Milan meraih tiga angka penuh dalam lanjutan Serie A Italia,Pada hari Minggu 10 Mei 2015 dinihari WIB dengan mengungguli AS Roma 2-1. Hasil itu membuka kesempatan bagi AC Milan untuk kembali bermain di kompetisi antarklub Eropa musim depan,Walaupun hasil itu masih bisa berpeluang kecil atau tidak.
BABAK I
Jalannya pertandingan di 45 menit babak pertama berjalan sangat seru dan menarik. Kedua tim bergantian melancarkan serangan yang saling mengancam gawang lawannya.Gervinho sempat membuat repot lini barisan pertahanan AC Milan dengan pergerakan dan manuvernya, yang nyaris memaksa Ignazio Abate hampir mencetak gol bunuh diri.
Daniele De Rossi juga sempat melepas tendangan keras yang masih kurang menemui sasaran. Keisuke Honda kemudian membalas lewat sepakan terarah, namun bisa ditahan Morgan de Sanctis di menit 13.
Kostas Manolas nyaris membawa AS Roma memimpin dengan sundulannya. Hanya saja arah bola hasilmasih mengenai mistar gawang Diego Lopez. Bola liar juga gagal disambut dengan maksimal oleh Davide Astori.
AC Milan memberikan ancaman lain lewat sundulan Jack Bonaventura. Lagi-lagi De Sanctis melakukan penyelamatan yang gemilang.
Tuan rumah akhirnya bisa memecah kebuntuan lima menit menjelang laga berakhir. Honda mengirim umpan silang ke jantung pertahanan AS Roma untuk disontek Marco Van Ginkel.
BABAK II
Memasuki pluit kick off pada babak kedua AS Roma langsung mengancam lewat tendangan voli spektakuler Alessandro Florenzi, tapi arahnya masih menyamping dari gawang AC Milan.
AC Milan malah balik sukses menggandakan keunggulan mereka di menit 59.Setelah Honda kembali menjadi aktor gol dengan melepas umpan terukur untuk ditanduk Mattia Destro. 2-0 untuk AC Milan.
Keunggulan tuan rumah nyaris bertambah jika saja Andrea Poli lebih sigap menyambut umpan Honda. Sementara tendangan Bonaventura juga masih kurang tepat sasaran.
Di pertengahan laga, pergerakan Juan Manuel Iturbe memaksa Alex dan Nigel De Jong membuat pelanggaran di kotak terlarang. Hadiah penalti diberikan buat AS Roma. Sang kapten Francesco Totti maju sebagai eksekutor penalti dan ia menjalankan tugasnya dengan baik dan menambah koleksi golnya menjadi 298 gol untuk AS Roma.
Setelahnya, AC Milan sepenuhnya berada dalam tekanan AS Roma. Ketegangan pun terlihat, yang berujung pada diusirnya Filippo Inzaghi dari pinggir lapangan. Namun penggawa AC Milan masih bisa mempertahankan kemenangan.
Tambahan 3 angka membuat Milan menemnpati posisi ke-10 dengan koleksi 46 poin atau tertinggal 6 angka dari Fiorentina yang ada di peringkat kelima yang merupakan batas akhir tiket Liga Europa musim depan.
Secara matematis Milan masih bisa mengejar Fiorentina namun saingan juga datang dari tim-tim peringkat keenam hinga kesembilan yaitu Sampdoria, Genoa, Inter Milan, dan Torino. Yang terpenting bagi Filippo Inzaghi, pelatih Milan, ialah setidaknya menghentikan kritikan yang mengalir deras ke arahnya setelah Milan kalah tiga kali secara beruntun yakni 1-2 vs Udinese, 1-3 vs Genoa, dan 0-3 vs Napoli.
SUSUNAN PEMAIN:
AC Milan: Diego Lopez; Abate, Alex (Mexes 85), Paletta, Antonelli (Bocchetti 66); Poli, De Jong, Van Ginkel; Honda, Destro (Pazzini 74), Bonaventura
AS Roma: De Sanctis; Florenzi, Manolas, Astori, Torosodis; Nainggolan, De Rossi, Pjanic (Totti 70); Ibarbo (Iturbe 60), Doumbia, Gervinho (Ljajic 30)

admin Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *